
Sumber: Getty/Claudio Villa
THESABASPORTSINDO.com– Ada kabar baik datang bagi Juventus dan Arsenal. Bek incaran mereka, Riccardo Calafiori dilaporkan akan dijual oleh Bologna di musim panas ini.
Nama Calafiori sebelum Euro 2024 masih belum terlalu populer. Namun sang bek mendadak naik daun setelah Luciano Spalletti memasukkannya dalam skuat Euro 2024 Timnas Italia.
Sang bek jadi andalan Spalletti sepanjang fase grup. Ia selalu jadi starter di lini pertahanan Gli Azzurri.
Penampilan bek 23 tahun itu mengundang decak kagum banyak pihak. Pasalnya di usianya yang masih sangat muda itu, ia sudah menjadi bek yang sulit dilewati oleh para penyerang lawan.
Kecemerlangan Calafiori ini menarik perhatian tim-tim top Eropa. Juventus dan Arsenal dikabarkan jadi dua klub yang berminat pada sang bek, dan keduanya berpotensi mendapatkan jasa Calafiori di musim panas ini.
Baca Juga: Gianluca Mancini Predksi Laga Swiss vs Italia Bakal Sengit Hingga Akhir
Kabar bahwa Arsenal dan Juventus bisa mendapatkan jasa Calafiori di musim panas ini dihembuskan oleh Fabrizio Romano. Pakar transfer Eropa itu menyebut bahwa Bologna mulai bersiap menjual sang bek.
Awalnya Bologna dilaporkan enggan berpisah dengan sang bek. Pasalnya di musim depan mereka akan bermain di Liga Champions dan mereka butuh pemain-pemain terbaik mereka di musim depan, termasuk Calafiori.
Namun Bologna sadar bahwa tim-tim seperti Juventus dan Arsenal siap membayar mahal untuk mendapatkan sang bek. Bologna tidak punya kemampuan finansial untuk mempertahankan sang bek, jadi mereka lebih memilih untuk menjualnya di musim panas ini.
Namun Romano menyebut bahwa baik Juventus dan Arsenal bakal keluar uang banyak untuk mendapatkan jasa Calafiori. Karena Bologna akan membanderol harga yang sangat mahal untuk sang bek.
Selain karena performanya yang apik, ada alasan mengapa Bologna memasang harga mahal untuk sang bek. Pasalnya ketika mereka merekrut sang bek dari FC Basel, mereka memasukkan klausul bagi hasil penjualan sang bek berikutnya sebesar 40%.
Demi memaksimalkan pemasukan mereka, Bologna akan menaikkan mahar transfer sang bek. Jadi ketika mereka menyetorkan 40% penjualan sang bek, mereka tetap mendapatkan keuntungan yang besar.