
Sumber: Getty/Claudio Villa
SABANEWSINDO.com – Keputusan berani diambil AC Milan saat bertandang ke markas Slovan Bratislava dalam rangka laga lanjutan Liga Champions, Rabu (27/11/24) dini hari tadi. Sang pelatih, Paulo Fonseca, memaksa Rafael Leao duduk di bangku cadangan.
Umumnya, Leao menempati posisi winger kiri dalam setiap starting XI yang diusung oleh Fonseca. Namun pada pertandingan kali ini, posisi tersebut diisi oleh Noah Okafor. Membuat Leao terpaksa harus menonton rekan setimnya dari pinggir lapangan.
Pertandingan ini sendiri berjalan dengan sengit. Milan sempat unggul lebih dulu melalui aksi Christian Pulisic pada menit ke-21. Namun, tiga menit berselang, kedudukan kembali menjadi imbang usai Tigran Barseghyan menyumbang gol buat Slovan Bratislava.
Skor imbang ini memaksa Fonseca untuk memainkan Leao pada babak kedua. Keputusannya terbukti tepat, sebab pemain asal Portugal itu berhasil mengembalikan keunggulan Rossoneri pada menit ke-68.
Situasi ini membuat Milan jadi semakin percaya diri. Tiga menit setelah Leao mencetak gol, Tammy Abraham turut menuliskan namanya di papan skor. Membuat Milan bisa menambah jarak kedudukan menjadi 3-1.
Baca juga: Thiago Motta Puas Melihat Juventus Bikin AC Milan Tidak Berkutik
Slovan Bratislava sempat memberikan perlawanan dan berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke-88 lewat Nino Marcelli. Sayangnya, mereka tak mampu mengejar ketertinggalan. Terlebih setelah Marko Tolic mendapatkan kartu merah.
Kemenangan ini seperti menegaskan betapa pentingnya peran Leao dalam starting XI AC Milan. Harapannya, ia tetap dimainkan sejak menit awal di laga-laga berikutnya. Sebab Leao mengaku tak suka menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
“Semuanya telah terselesaikan. Fonseca tahu bahwa saya tidak suka duduk di bangku cadangan, tapi jika dia memutuskan, saya selalu siap untuk tim saya,” kata Leao usai pertandingan kepada Sky Sport Italia.
“Saya senang, pelatih sudah melakukan tugasnya dengan baik dan kami ingin lebih memahami idenya. Hasilnya akan datang seiring dengan waktu berjalan,” lanjutnya.
Menyaksikan pertandingan dari pinggir lapangan membuat Leao tahu apa yang harus dilakukan oleh Milan di laga-laga berikutnya. “Kami harus menjadi lebih agresif di depan gawang. Mereka lebih percaya diri di kandang, tapi pada akhirnya kami menciptakan peluang lebih banyak.”
“Kami punya banyak pertandingan dan sedikit waktu pemulihan. Kami harus lebih agresif dan tidak membiarkan peluang tergantung begitu saja. Anda harus masuk dan menang di kompetisi ini dan menunjukkan ke lawan bahwa anda bisa melakukannya sejak awal sampai akhir,” pungkasnya.
(Sky Sport Italia)