
Sumber: Getty/Alex Pantling
SABANEWSINDO.com – Casemiro benar-benar menjadi topik obrolan setelah Manchester United dipermak Crystal Palace empat gol tanpa balas. Bukan sesuatu yang mengherankan, sebab pemain asal Brasil tersebut dianggap bertanggung jawab atas kekalahan ini.
Seperti diketahui, Casemiro tampil sejak menit awal ketika The Red Devils bertandang ke markas Crystal Palace untuk melakoni laga lanjutan Premier League hari Selasa (7/5/2024). Ia adalah salah satu pemain yang diharapkan tampil impresif.
Namun, alih-alih mewujudkan ekspektasi publik, mantan pemain Real Madrid itu justru menjadi biang kerok tiga dari empat gol lawan. Salah satunya cukup memalukan, di mana dirinya kalah duel yang membuat bola terebut Daniel Munoz.
Sorotan bertubi-tubi pun mengarah kepada sang gelandang. Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher, memberikan kata-kata yang cukup pedas untuknya. Di mana Casemiro diminta untuk segera pindah dari Eropa.
“Saya pikir Casemiro harus sadar diri pada malam ini, sebagai pemain berpengalaman, bahwa dia seharusnya hanya memiliki tiga laga sisa di level teratas dan kemudian berkata ‘saya akan pergi ke MLS atau Saudi,” kata Carragher kepada Sky Sports.
Baca juga: Thomas Tuchel Sudah Siap Gantikan Erik Ten Hag di Manchester United
“Agen atau tim harus memberitahu dia. Kami menyaksikan salah satu pemain hebat di era modern. Tapi saya selalu ingat sesuatu ketika pensiun, perkataan yang selalu saya ingat: ‘Tinggalkan sepak bola sebelum sepak bola meninggalkan anda’.”
Dalam beberapa pekan terakhir, Casemiro memang sempat dikabarkan akan meninggalkan Manchester United pada akhir musim ini. Dengan sejumlah klub Arab Saudi dan Amerika Serikat diketahui tertarik menampungnya.
Tetapi, pemain berumur 32 tahun itu tidak bisa sembarangan meninggalkan Old Trafford, mengingat dirinya masih terikat kontrak hingga 2026. Carragher sendiri menyarankan agar sang gelandang mengakhiri kontraknya di tahun ini.
“Dia menerima penghasilan yang lumayan, semoga beruntung. Mereka membayarnya, melakukan kesepakatan. Dia harusnya tidak memaksakan diri dalam hal ini. Dia terlalu bagus untuk menampilkan performa seperti itu dan ditertawakan oleh Crystal Palace.”
“Dia tidak bermain melawan Man City, tidak bermain melawan Real Madrid, dengan segala hormat kepada Crystal Palace. Pemain dengan level seperti itu harusnya tidak mengalami apa yang terjadi,” pungkasnya.
(Sky Sports)