
Sumber: PBSI
THESABASPORTSINDO.COM – Tim Indonesia gagal mengamankan kemenangan di partai final Hong Kong Open 2024. Kedua wakil Indonesia harus menelan kekalahan di partai puncak.
Seperti yang sudah diketahui, ada dua wakil Indonesia yang bermain di final Hong Kong Open 2024. Yang pertama adalah tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Indonesia yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Putri KW berhadapan dengan peringkat 3 dunia, Han Yue di partai final. Di laga ini, Putri harus mengakui keunggulan Yue yang mampu menang dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 7-21.
Putri sendiri mengakui bahwa ia memang layak kalah dari Yue di pertandingan final ini. Karena menurutnya ia banyak membuat kesalahan sendiri sehingga itu bisa dimanfaatkan sang lawan dengan baik.
“Di gim pertama saya merasa permainan sudah tepat, saya meladeni reli-reli panjang Han Yue tapi sayang di akurasi finishingnya masih banyak out atau menyangkut di net,” ujar Putri di laman resmi PBSI.
“Di gim kedua saya banyak mati sendiri, finishingnya juga jadi ragu dan beberapa kali kontrol bolanya tidak tepat.”
Baca Juga: Gol Semata Wayang Gabriel Magalhaes Bawa Arsenal Bekuk Tottenham di Derby London Utara
Meski gagal juara, Putri KW tetap mensyukuri pencapaiannya ini. Ia berjanji bakal berjuang untuk tampil dengan lebih baik lagi di turnamen berikutnya.
“Dua final dalam dua minggu pastinya alhamdulillah bersyukur. Saya masih bisa berdiri di podium walaupun belum di podium tertinggi, itu artinya saya harus latihan lebih keras daripada yang saya lakukan saat ini,” ujarnya.
“Setelah ini, saya akan kembali ke Jakarta dan bersiap turun di Macau Open. Dalam satu minggu depan pastinya fokus recovery dulu dan yang terpenting adalah jaga mental dan pikiran. Kita mulai kembali dari nol di Macau Open,” ia menandaskan.
Sementara di sektor ganda putra, Sabar/Reza berhadapan dengan peringkat tiga dunia, Kang Min-Hyuk/Seo Seung Jae di partai final. Mereka harus mengakui keunggulan peringkat tiga dunia itu dengan skor 13-21 dan 17-21.
Sabar sendiri tidak terlalu kecewa gagal menang di partai final. Baginya bisa menembus partai final merupakan capaian yang bagus.
“Alhamdulillah tetap bersyukur. Kami bisa keluar sebagai runner up. Harapan memang bisa menjadi juara tapi harus diakui Kang/Seo hari ini bermain lebih baik. Mereka benar-benar bisa mengontrol, memanfaatkan situasi,” ujar Sabar.
“Di gim pertama kami tidak bisa keluar dari tekanan, lalu di gim kedua kami mencoba mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik tapi hasilnya memang tidak bisa memenangkan pertandingan. Tapi secara pridbadi saya puas dengan hasil di Hong Kong Open ini.”
“Setelah terakhir bertemu tahun 2022, sekarang mereka jauh lebih matang dan lebih cepat pukulannya. Baik saat menyerang maupun bertahan,” pungkasnya.