
Sumber: Getty/David Ramos
SABANEWSINDO.com – Situasi Barcelona semakin membaik setelah La Liga mengkonfirmasi kalau mereka telah memenuhi regulasi finansial 1:1.
Ini adalah salah satu faktor yang membuat hidup Barcelona jadi sulit dalam beberapa tahun terakhir. Buruknya manajemen keuangan dan keputusan pembelian pemain sebelum era kepemimpinan Josep Maria Bartomeu membuat Barcelona sengsara.
Prestasi klub yang menurun membuat Barcelona jadi kesulitan untuk mendapatkan pemasukan. Sementara, mereka terus mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat besar untuk mendatangkan pemain-pemain sesuai keinginan.
Situasi tersebut membuat Barcelona jadi kesulitan untuk memenuhi regulasi 1:1 yang ditetapkan La Liga. Di mana sang penyelenggara kompetisi menginginkan setiap klub pesertanya mengeluarkan uang sesuai dengan pemasukannya.
Pemasukan ini sendir tidak hanya terbatas kepada penjualan pemain saja. Bisa juga dari hasil kesepakatan sponsor atau melepas aset-aset klub. Inilah yang dilakukan Laporta ketika kembali menduduki posisi presiden Barcelona.
Baca juga: Kabar Baik, Barcelona! Lamine Yamal Siap Tampil di Supercopa de Espana
Upayanya belum membuahkan hasil, tapi setidaknya menunjukkan proses yang signifikan. Namun selama regulasi belum terpenuhi, mereka harus menghadapi drama-drama tak perlu. Salah satu contohnya adalah pendaftaran Dani Olmo ke dalam skuat La Liga.
Laporan terbaru mengatakan bahwa La Liga kembali menolak pengajuan registrasi Olmo. Kendati mereka sudah mengantongi pemasukan dari hasil penjualan VIP Box di Camp Nou kepada perusahaan Timur Tengah.
Walau demikian, mereka mendapatkan sedikit kabar baik. Sejumlah kabar yang beredar di Spanyol mengatakan kalau pihak La Liga telah mengkonfirmasi bahwa Barcelona telah memenuhi persyaratan regulasi 1:1 tersebut.
Laporan tersebut sebenarnya tidak selaras dengan laporan yang mengatakan bahwa La Liga menolak pengajuan pendaftaran Dani Olmo. Seharusnya, mantan pemain RB Leipzig tersebut sudah bisa didaftarkan dan bermain pada pertandingan berikutnya.
Barcelona tetap tidak menyerah. Mereka terus berjuang agar bisa mendapatkan haknya yakni mendaftarkan Olmo. Setelah huru-hara penolakan tersebut, mereka dikabarkan akan membawa kasus ini ke pengadilan.
(Football Espana, Fabrizio Romano)