
Sumber: Getty/ANP
SABANEWSINDO.com – Josep Guardiola bertekad untuk membawa Manchester City kembali ke jalur kemenangan. Dan jika torehan buruk masih berlanjut, pria asal Spanyol itu berjanji akan mundur dari posisinya sebagai pelatih kepala.
Seperti yang diketahui, Manchester City baru saja melalui sederet pertandingan tanpa kemenangan. Dengan rincian tiga kompetisi, lima kekalahan dan satu hasil imbang. Parahnya lagi, The Citizens seringnya bertemu klub yang di atas kertas bisa dikalahkan.
Catatan buruk tersebut membuat Manchester City harus rela duduk di peringkat keempat dalam klasemen Premier League. Mereka juga terpaut delapan angka dari sang rival yang duduk di puncak klasemen, Liverpool.
Ini menjadi polemik. Apalagi rentetan hasil buruk itu bisa berlanjut pada akhir pekan ini. Sebab Manchester City akan menghadapi Liverpool yang sedang bersemangat pasca mengalahkan Real Madrid dalam ajang Liga Champions.
Walau demikian, Guardiola tidak patah arang. Ia bertekad untuk membawa Manchester City kembali ke jalur kemenangan. Dan jika itu masih belum bisa tercapai, ia siap melangkah keluar dari Etihad Stadium.
Baca juga: Manchester City Sedang Terburuk, Josep Guardiola: Saya Takkan Kabur, Kok!
“Saya tidak ingin bertahan di sebuah tempat jika saya merasa sayalah masalahnya. Saya tidak ingin bertahan di sini hanya karena saya punya kontrak,” kata Guardiola kepada awak media, seperti yang dikutip Goal International.
“Petinggi saya tahu itu. Saya bilang ke dia, ‘berikan kesempatan untuk mencoba bangkit’, dan terutama saat semuanya kembali [dari cedera] dan lihat apa yang terjadi. Setelahnya, jika saya masih belum mampu, harus ada pergantian karena, tentu saja, sembilan tahun [yang lalu] sudah mati.”
“Lebih dari sebelumnya saya meminta kepada para petinggi, beri saya kesempatan. Apakah sekarang akan mudah? Tidak. Saya merasa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan dan saya ingin melakukannya,” pungkasnya.
Ini bisa menjadi awal dari berakhirnya perjalanan Guardiola di Manchester City. Di mana sebelumnya sempat diprediksi akan berlangsung lebih lama karena sang pelatih menandatangani kontrak baru.
Mungkin keputusan mundur tidak akan diambil jika Manchester City menelan kekalahan dari Liverpool. Namun itu bisa saja terjadi kalau Erling Haaland dkk kembali gagal meraih kemenangan di tengah dan akhir pekan depan.
(Goal International)