
Sumber: Getty/Mirco Lazzari
THESABASPORTSINDO.COM – Pembalap Prima Pramac Racing, Jorge Martin buka suara terkait persaingan menuju gelar juara MotoGP 2024. Ia mengakui bahwa kondisinya musim ini jauh lebih prima untuk bisa menjadi gelar juara dunia.
Di musim lalu, Martin menjadi penantang serius gelar MotoGP. Namun sayang ia harus mengakui keunggulan Pecco Bagnaia, setelah ia kalah dengan selisih 39 poin.
Di musim 2024 ini, Martin mulai menunjukkan peningkatan performa. Di akhir pekan kemarin, ia berhasil memenangkan MotoGP Mandalika 2024.
Kemenangan tersebut membuatnya kini memimpin perburuan gelar juara MotoGP 2024 di mana ia sudah mengantongi total 366 poin. Ia unggul 21 poin dari Pecco Bagnaia yang berada di peringkat kedua dengan raihan 345 poin.
Martin mengakui bahwa ia cukup percaya diri bisa menjuarai MotoGP 2024. Ia menyebut bahwa kondisinya kini sudah jauh lebih baik ketimbang di musim lalu.
“Di musim ini saya bisa tidur dengan lebih nyenyak. Jujur saja, di musim lalu saya sulit tidur karena balapannya terasa sangat sulit,” ungkap Martin yang dikutip Crash.net.
“Ada beberapa tempat yang membuat saya kesulitan saat balapan. Yang jelas bukan di Jepang, tetapi seperti di Thailand dan Malaysia itu jadi balapan yang sulit bagi saya, termasuk Valencia.”
“Itulah mengapa di tahun ini saya berkembang pesan di aspek mental. Saya bekerja keras di seitap sesi, dan saya telah mengambil langkah besar. Jadi saya mulai menikmati balapan, di mana saya enjoy berada di atas lintasan dan mengemudi,” imbuh sang pembalap.
Lebih lanjut, Martin tidak mau besar kepala hanya karena ia unggul 21 poin atas Bagnaia. Ia menyebut bahwa ia akan bekerja keras untuk memastikan bahwa ia menjadi juara dunia di akhir musim nanti.
“Saya tidak merasa putus asa dengan kondisi saya saat ini. Saya akan selalu memberikan 100% kemampuan saya dan saya rasa saya adalah pembalap yang berbeda jika dibandingkan dengan musim lalu,” lanjut Martin.
“Musim lalu saya merasa sangat kuat dan lebih cepat daripada saya di musim ini. Namun di musim ini saya merasa lebih komplet.”
“Saya pribadi senang bisa bersaing kembali dengan Pecco. Saya rasa kami mampu mengungguli pembalap-pembalap lainnya dan kita lihat apa yang kami bisa capai saat ini,” ia menandaskan.