
Sumber: Getty/Visionhaus
SABANEWSINDO.com – Tampaknya, sudah tidak ada lagi yang bisa menahan laju Liverpool untuk menjadi juara Premier League pada musim ini.
Pernyataan itu tidak dibuat secara mengada-ada. Saat ini pasukan Arne Slot sedang menempati puncak klasemen dengan koleksi 55 poin. Mereka juga masih mengantongi laga kontra Everton yang ditunda lantaran cuaca buruk beberapa waktu lalu.
Kemenangan atas Brentford dengan skor 2-0 pada pekan lalu membuatnya unggul jauh dari para pesaing. Khususnya Arsenal, selaku penghuni peringkat kedua, yang dipaksa bermain imbang Aston Villa dengan skor 2-2.
Perbedaan hasil akhir ini membuat Liverpool dan Arsenal kini terpaut enam angka dalam klasemen, dan masih bisa melebar jika The Reds mampu mengalahkan Everton nanti. Peluangnya cukup besar, karena Everton tidak dalam kondisi yang baik-baik saja.
Itulah kenapa pemerhati Liverpool, David Lynch, berani membuat kesimpulan bahwa The Reds bakal keluar sebagai juara. “Saya paham kenapa orang-orang ragu [untuk mengatakan ini],” buka Lynch kepada Sports Mole.
Baca juga: Khvicha Kvaratskhelia Pindah ke Liverpool? Sepertinya Akan Sulit
“Tidak ada orang yang ingin terlihat bodoh, tapi bukanlah sebuah arogansi atau terlalu dini dengan mengatakan bahwa Liverpool sangat dekat untuk memenangkan gelar ini. Man City benar-benar keluar dari perburuan, jadi anda tidak perlu khawatir.”
“Mereka mungkin akan kembali menjelang akhir musim, tapi jaraknya sudah terlalu jauh untuk mendekati Liverpool, dan mereka adalah tim yang bisa melakukan catatan itu. Selain itu, rival Liverpool berikutnya adalah Arsenal. Lagi-lagi, jaraknya sudah terlalu jauh,” lanjutnya.
Lynch juga menyoroti sederet masalah yang sedang dialami dan bisa menghambat laju Arsenal dalam perburuan gelar. Mulai dari pemain cedera hingga strategi mencetak gol dari bola mati yang tidak lagi efektif belakangan ini.
“Mereka tidak memiliki Bukayo Saka, yang benar-benar masif untuk mereka. Gol dari bola mati mulai mengering karena pengirimannya kerap meleset, mereka juga kehilangan Gabriel Jesus di lini serang,” sambung Lynch.
“Mereka tidak terlihat seperti sebuah tim yang konsisten mencetak gol untuk menjadi ancaman nyata dalam perburuan gelar, sementara – [mereka punya] lini serang dan pertahanan terbaik menurut angka permukaan, dan pertahanan terbaik di angka yang mendasarinya.”
“Mereka dengan nyaman menunjukkan diri sebagai tim terbaik, memiliki keunggulan yang masif, punya skuat yang sehat – ada banyak hal yang bisa disukai,” pungkasnya.
(Sports Mole)