
Sumber: Getty/Simon Stacpoole
SABANEWSINDO.com – Rentetan hasil negatif yang diraih Manchester City belakangan ini membuat sang pelatih, Josep Guardiola, jadi takut bertemu klub sekelas Everton.
Memang, tidak biasanya Manchester City mengalami masa kelam yang cukup panjang. Di mana mereka baru membukukan satu kali kemenangan dalam setiap kompetisi yang diikuti, terhitung sejak akhir bulan Oktober lalu.
Paling baru, mereka dipaksa bertekuk lutut saat bertandang ke markas Aston Villa dengan skor 1-2. Bahkan pada pertandingan tersebut, Manchester City sempat tertinggal dua gol lebih dulu sebelum berhasil memperkecil kedudukan lewat Phil Foden.
Manchester City terlihat seperti akan menelan kekalahan dalam setiap pertandingan yang dilakoni. Dan itu juga bisa terjadi ketika mereka menjamu Everton dalam laga boxing day Premier League Kamis (26/12/24) besok.
Masa kelam yang sedang dialami Manchester City sampai membuat Guardiola, pelatih yang sudah meraih banyak gelar dalam karirnya, jadi merasa tidak percaya diri. Ia menunjukkan rasa takutnya kepada awak media jelang menghadapi Everton.
Baca juga: Manchester City Kena Comeback, Bernardo Silva: Kami Main Seperti Tim U-15
“Mereka bukan lawan yang sempurna. Ini soal kami yang mencoba kembali ke dalam kondisi terbaik. Ini akan butuh waktu, kami harus mendapatkan hasil secepatnya. Kami menghadapi Everton dan mereka sedang bagus,” katanya, dikutip Goal International.
Apa yang dikatakan Guardiola sejatinya tidak tercermin dalam klasemen sementara Premier League. Sebab klub besutan Sean Dyche tersebut sedang bertengger di peringkat ke-15 dan sudah menelan enam kekalahan dari 16 pertandingan.
Akan tetapi, perkataan pria asal Spanyol itu memang ada benarnya. Everton tergolong cukup bagus belakangan ini karena baru menelan satu kekalahan dari lima pertandingan terakhirnya. Bahkan mereka mampu mencuri hasil imbang saat bertemu Arsenal dan Chelsea.
Everton sendiri tidak mengurangi rasa hormatnya terhadap Manchester City. Di mana Sean Dyche, dalam konferensi pers jelang pertandingan, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap pencapaian The Citizens bersama Guardiola.
“Mereka telah menikmati begitu banyak kesukesan di bawah Pep [Guardiola] selama bertahun-tahun, sehingga semua orang tampak memiliki kesan bahwa yang penting adalah kapan, bukan apakah, semuanya akan berubah,” tuturnya.
(Goal International)