
Sumber: Instagram @officialbhafc
SABANEWSINDO.com – Liverpool sedang menjalani misi mencari sosok pengganti Jurgen Klopp di kursi kepelatihan. Setelah ditolak mentah-mentah oleh Xabi Alonso, klub raksasa Inggris tersebut harus mengalihkan perhatiannya ke incaran lain.
The Reds – julukan Liverpool – disebut tertarik dengan sejumlah nama. Salah satunya adalah Ruben Amorim, yang memiliki karier positif bersama Sporting Lisbon. Incaran lainnya adalah Roberto De Zerbi yang sekarang menukangi Brighton & Hove Albion.
Belum lama ini, Amorim menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa menjamin akan bertahan di Sporting Lisbon musim depan. Kata-kata ini seolah menjadi angin segar bagi The Reds untuk memakai jasanya.
Kans untuk mendapatkan De Zerbi juga tergolong cukup besar. Akan tetapi, Mark Lawrenson yang pernah menjadi bintang di Anfield tidak menyarankan mantan klubnya untuk mengejar pelatih asal Italia itu.
Bagi Lawrenson, mengejar De Zerbi bisa berakhir menjadi kesalahan besar bagi Liverpool. Ia menilai De Zerbi bakal merepotkan pihak klub dalam urusan pembelian pemain, seperti yang ia lihat di Brighton.
Baca juga: Harapan untuk Liverpool! Ruben Amorim Tak Bisa Jamin akan Bertahan di Sporting
“Kami telah melihat berapa banyak uang yang mereka dapatkan tahun ini. Saya pikir Roberto De Zerbi sedikit nakal pekan lalu, berkata bahwa dia menginginkan lebih banyak pemain,” kata Lawrenson kepada Paddy Power.
“Brighton memberikan pekerjaan besar, dan dia melakukannya dengan sangat, sangat baik. Tapi begitu anda masuk ke dalam rute meminta pemain lagi, dan mungkin agennya telah berbicara kepada klub lain, saya tidak yakin Liverpool akan mengejarnya.”
“Dia pelatih yang bagus, tapi saya pikir dia terbawa suasana – Brighton belum menjalani musim dengan baik. Dia tidak berpikir soal laga tambahan dan menyalahkan kurangnya pemain. De Zerbi tidak akan pergi ke Liverpool.”
“Brighton dikelola dengan baik. Mereka hanya akan merekrut pelatih lain – dan akan dijalankan dengan seperti itu, mereka mungkin sudah tahu siapa pelatih berikutnya,” sambungnya.
Menarik untuk dilihat siapa yang akan ditunjuk Liverpool sebagai pelatih berikutnya. Pastinya, Klopp telah menetapkan standar tinggi di Anfield dan itu akan menjadi beban berat buat setiap pelatih penerusnya.
(Paddy Power)