
Sumber: Getty/Catherine Ivill
SABANEWSINDO.com – Tidak selamanya pengalaman bermain untuk klub sebesar Real Madrid menjadi menyenangkan. Bagi Martin Odegaard, ada beberapa hal yang cukup membuatnya kesal selama di Santiago Bernabeu.
Odegaard memang menjadi ‘matang’ setelah bergabung dengan klub raksasa Inggris, Arsenal. Namun jauh sebelum itu, ia sudah menarik perhatian setelah resmi direkrut Real Madrid pada tahun 2015 lalu.
Pemain berdarah Norwegia itu memang sudah mencuri banyak mata ketika mash membela Stromsgodset. Sebab sedari umur 13 tahun, ia sudah bermain dan bahkan debut bersama tim senior.
Real Madrid kemudian merekrutnya dengan mahar transfer yang dilaporkan mencapai 8,5 juta euro. Ia berlatih bersama klub senior dan Castilla pada tahun-tahun awal, sebelum akhirnya menjalani serangkaian masa pinjaman.
Odegaard memperkuat Heerenveen, Vitesse, Real Sociedad sebelum akhirnya nyantol di Arsenal. Ketika tahu bahwa kesempatan bermainnya akan sangat terbatas, ia memilih tinggal secara permanen di Emirates Stadium.
Baca juga: Kompetisi Terlalu Padat, Real Madrid Bakal Beri Pemain Cuti Di Tengah Kompetisi
Sudah cukup lama sejak Odegaard memutus hubungan dengan Real Madrid. Kendati demikian, ia masih mengingat salah satu pengalaman buruk yang cukup membuatnya kesal ketika masih di Santiago Bernabeu.
“Itu menyebalkan. Semua orang hanya melihat saya sebagai anak-anak dan anda hanya ingin dipandang sebagai pemain biasa. Saya pikir itu normal ketika bermain di usia yang begitu muda, itu berarti anda harus lebih diperhatikan.”
“Namun begitu usia bertambah dan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak, saya rasa orang-orang akan melupakan usia anda dan melihat kualitas. Mereka tidak peduli dengan usia dan itulah yang terpenting,” lanjutnya.
Tidak semua pengalaman Odegaard di Real Madrid membuat kesal. Ada kalanya, ia terkesima karena bisa membela klub sebesar itu/ “Semua pemain besar ada di sana seperti Ronaldo, Benzema dan Bale.”
“Hanya dengan berjalan di sana, di dalam ruang ganti, dan kemudian berjalan ke lapangan bersama mereka dan bisa melihat kualitasnya. Itu adalah pengalaman yang luar biasa,” pungkas pria berusia 25 tahun tersebut.
(Arsenal, Goal International)