
Sumber: Getty/BSR Agency
SABANEWSINDO.com – Apa yang dilakukan oleh Sergio Conceicao dalam menjabat sebagai pelatih AC Milan ternyata tidak mendapat respon positif dari Zlatan Ibrahimovic.
Sebagaimana diketahui, Conceicao dipercaya menjadi pelatih untuk menggantikan Paulo Fonseca yang dipecat secara mendadak pada bulan Desember 2024 lalu. Pria asal Portugal itu kemudian diikat kontrak yang berlaku sampai bulan Juni tahun 2026.
Ia hanya membutuhkan dua pertandingan untuk mempersembahkan piala pertamanya kepada Rossoneri, yakni Supercoppa Italiana. Di mana Milan berhasil mengalahkan dua rival bebuyutanna, Juventus dan Inter Milan.
Kehadiran Conceicao juga disambut dengan positif oleh para pemain Milan, termasuk sang bintang Rafael Leao. Ia mengatakan kalau sang pelatih anyar telah memberikan suntikan energi dan mentalitas baru kepada dirinya dan rekan-rekan setim.
“Dia [Conceicao] telah membawa energi dan mentalitas baru; inilah mengapa kami berhasil memenangkan Supercoppa, yang di mana itu penting bagi semua orang,” ujar Leao saat berbicara kepada Gazzetta dello Sport bulan Januari lalu.
Baca juga: Pemain Keturunan Indonesia Ini Ingin Kontrak Baru Bersama AC Milan
Secara keseluruhan, Conceicao memiliki rata-rata poin per laga yang lebih baik ketimbang Fonseca (1,83 dibanding 1,58). Namun sayang, Milan masih tertinggal tujuh poin dari penghuni empat besar klasemen Serie A dan kalah pada leg pertama playoff Liga Champions.
Laga leg pertama itu, di mana Milan dipertemukan dengan Feyenoord, membuat Zlatan Ibrahimovic selaku penasihat RedBird tidak senang. Khususnya keputusan sang pelatih menarik keluar Santiago Gimenez dan Rafael Leao pada menit-menit akhir pertandingan.
Kekesalan Ibrahimovic sejatinya tidak terpancar dari tindakan klub pada bulan Januari lalu. Di mana mereka terbilang jor-joran dalam belanja pemain baru, yang membuatnya jadi tim Italia terboros kedua setelah Como 1907.
Namun bisa jadi, ini justru menjadi biang masalah. Ibrahimovic, sebelum laga digelar, mengatakan bahwa Conceicao kini memiliki ‘dua tim’ yang bisa digunakan. Terlebih usai kedatangan beberapa sosok baru pada bulan Januari.
Conceicao menjawab pernyataan tersebut dengan mengatakan kepada awak media: “Sebenarnya, ada lebih dari dua tim, karena kami punya banyak pemain di sektor muda.” Dan menurut CorSport, Ibrahimovic tidak menyukai tanggapan tersebut.
Jika situasi panas berlanjut, bukan tak mungkin Milan dan Conceicao berpisah pada akhir musim ini. Dan itu bisa saja terjadi karena klausul pemutusan kontrak secara sepihak yang berlaku untuk pihak Milan.
(Corriere dello Sport)