
Sumber: Getty/Lukas Schulze
SABANEWSINDO.com – Seperti diketahui, Timnas Indonesia sudah secara resmi menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih untuk memimpin Jay Idzes dkk.
Posisi tersebut lowong selama beberapa hari kemarin. Semuanya diawali oleh keputusan federasi sepak bola Indonesia, PSSI, yang secara mengejutkan memilih untuk tidak melanjutkan kerja samanya dengan Shin Tae-yong.
Keputusan itu terbilang cukup mengejutkan, mengingat Shin Tae-yong berhasil memenuhi sejumlah targetnya di beberapa kompetisi. Mulai dari Piala Asia 2023 bersama Timnas Indonesia senior dan juga Piala Asia U-23 2024.
Bahkan sederet kesuksesan itu membuat PSSI bersedia untuk memperpanjang kontrak Shin Tae-yong. Namun hanya selang beberapa bulan setelah kesepakatan baru tercapai, pihak federasi malah mendepaknya dari kursi kepelatihan.
Posisi Shin Tae-yong kemudian diisi oleh Patrick Kluivert. Isu soal pelatih pengganti memang sudah tersebar semenjak Shin Tae-yong didepak. Di mana sejumlah pemberitaan mengatakan kalau PSSI sudah mencapai kesepakatan dengan Kluivert.
Baca juga: Begini Suasana Ruang Ganti Timnas Indonesia Saat Tagar #STYout Berkumandang
Dugaan banyak orang akhirnya terwujud setelah PSSI mengeluarkan pernyataan resmi melalui sosial media dan situs resminya hari Rabu (8/1/24). Di mana mereka memang sudah menjalin kesepakatan dengan pria berkebangsaan Belanda tersebut.
Kluivert sendiri sempat mengungkap alasan dirinya ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia kepada media Belanda, De Telegraaf. Ia berujar kalau ada tiga faktor yang membuat PSSI mempercayakan posisi tersebut.
Jadi, diketahui bahwa PSSI mempertimbangkan pengalaman Kluivert ketika menukangi Timnas Curacao. “Selain itu, pengalaman saya dengan Curacao dan Kamerun, serta posisi saya sebagai direktur olahraga PSG dan Kepala Akademi di FC Barcelona, juga berperan.”
Faktor lainnya adalah bahasa. Mengingat saat ini Timnas Indonesia memang diperkuat pemain naturalisasi yang berasal dari Belanda. “Bahasa utama yang digunakan adalah Inggris,” lanjut mantan pemain Barcelona tersebut.
“Namun dengan adanya proses naturalisasi pemain Eropa, Timnas Indonesia telah mendapat peningkatan kualitas, dan banyak pemain keturunan Belanda-Indonesia kini menjadi bagian dari tim ini,” imbuh Kluivert.
(De Telegraaf via Bola.com)