
Sumber: Getty/Janelle St Pierre
SABANEWSINDO.com – Penyerang AS Roma, Paulo Dybala, mengakui bahwa dirinya pernah mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Manchester United. Namun, ia justru menolaknya dan memilih bertahan di Juventus.
Masa depan Dybala di Juventus sempat dirundung ketidak pastian pada tahun 2019 lalu. Sebab performanya dirasa berada di bawah standar, dengan catatan 10 gol dan dua assist saja dari 42 penampilan.
Beragam pemberitaan mengatakan kalau Juventus bakal melepas Dybala ke klub lain pada bursa transfer. Dan saat itu, beredar rumor yang menyebutkan kalau Manchester United tertarik menggunakan jasanya.
Manchester United tidak sendirian. Tottenham juga diketahui berminat untuk membawa pemain asal Argentina itu ke Inggris. Namun sayangnya, tidak satupun dari rumor tersebut terjadi karena Dybala memilih bertahan.
Kisah itu diceritakan Dybala saat berbincang dengan The Athletic baru-baru ini. Ia menjelaskan kalau pendekatan dari The Red Devils memang benar adanya, dan Juventus sudah tertarik untuk membiarkan dirinya pergi ke Inggris.
Baca juga: Diminati Manchester United, Kieran McKenna Malah Perpanjang Kontrak
“Musim panas itu, saya ingat ada pendekatan dari Manchester United dan juga Tottenham, tapi lebih ke Manchester karena Juve ingin mewujudkan kepindahan itu,” kata Dybala kepada awak media.
“Itu musim di mana Juve menunjuk [Maurizio] Sarri, jadi saya berbicara kepadanya untuk mencari tahu apakah dia sangat tidak menginginkan saya di dalam tim. Setelah obrolan terjadi, niatan saya langsung ingin bertahan,” lanjutnya.
“Saya tidak ingin pergi. Saya ingin bertahan karena senang [di Turin]. Itu adalah tahun terbaik saya,” katanya lagi. Dan memang benar. Sebab pada musim berikutnya, Dybala berhasil mencetak 17 gol dan 14 assist dari 46 pertandingan di semua ajang.
Pada akhirnya, ia tetap harus meninggalkan Juventus. Kontrak Dybala berakhir pada tahun 2022 lalu dan pihak klub memilih untuk tidak diperpanjang. Roma kemudian memanfaatkan peluang tersebut untuk membawanya ke Ibukota Italia.
Musim ini, ia menjadi salah satu pemain kunci Giallorossi. Namun beberapa laporan mengatakan bahwa dirinya bisa meninggalkan Italia untuk melanjutkan karier sepak bolanya di negara lain pada bursa transfer musim panas ini.
(The Athletic)