
Sumber: Getty/Europa Press Sports
SABANEWSINDO.com – Bintang muda Barcelona, Pedri, menampik rumor yang berkata kalau dirinya tidak cocok dengan Xavi Hernandez. Walaupun dirinya berkata bahwa skema yang diterapkan oleh pelatih baru, Hansi Flick, lebih cocok dengan dirinya saat ini.
Barcelona memang menjalani masa-masa yang membahagiakan ketika Xavi menduduki kursi kepelatihan. Pria berumur 44 tahun itu mampu memberikan sejumlah prestasi saat Barcelona terombang-ambing oleh masalah keuangan.
Sayangnya, masa kebersamaan itu harus berakhir dengan drama yang tidak perlu pada penghujung musim kemarin. Semua diawali oleh keputusan Xavi untuk mundur dari jabatannya pada bulan Januari lalu.
Setelah beberapa waktu berlalu, ia berubah pikiran dan memilih bertahan di Barcelona. Namun hanya selang beberapa pekan setelah dirinya berubah pikiran, manajemen Barcelona malah putar balik dengan mendepaknya dari kursi kepelatihan.
Keputusan itu mungkin ada benarnya. Setelah berpisah dari Xavi, raksasa Spanyol tersebut mempekerjakan Hansi Flick. Perjalanan Barcelona di era kepemimpinan pria berkebangsaan Jerman itu terbilang cukup mulus sejauh ini.
Baca juga: Hansi Flick Murka Melihat Barcelona Buang Kemenangan yang di Depan Mata
Banyak yang menggadang-gadang Barcelona bakal kesulitan. Terlebih dengan keberhasilan Real Madrid merekrut Kylian Mbappe dari PSG. Namun kenyataannya, Hansi Flick mampu membantu Blaugrana menghajar Los Merengues dengan skor 4-0.
Kini kepercayaan diri di tubuh Barcelona sedang tinggi-tingginya. Mereka menempati posisi teratas dalam ajang La Liga dengan jarak empat poin dari Real Madrid. Pun mereka juga sedang berjaya dalam ajang Liga Champions.
Kemenangan atas Brest membuat Barcelona bisa menduduki peringkat kedua dengan koleksi 12 poin. Membuat publik semakin yakin bahwa Hansi Flick bisa memberikan prestasi yang lebih baik ketimbang Xavi dulu.
Pedri sendiri enggan membandingkan dua pelatihnya itu. Akan tetapi, ia tidak memungkiri bahwa skema terapan Flick lebih cocok dengan dirinya. “Saya bilang kami sudah bekerja dengan berbeda sekarang, dan itu cocok buat saya,” tuturnya, dikutip Marca.
“Saya merasa lebih nyaman di posisi yang lebih ke belakang, lebih sering menyentuh bola dan saya mencoba untuk membawa rasa tenang ke dalam permainan sebab terkadang kami terburu-buru,” pungkasnya.
(Marca)