
Sumber: Getty/Marc Atkins
SABANEWSINDO.com – Sir Jim Ratcliffe akan menjalani musim penuh perdananya sebagai salah satu pemangku kebijakan di Manchester United. Untuk menyambut itu, ia menetapkan lima aturan penting bagi siapapun yang menduduki kursi kepelatihan klub.
Ratcliffe mendapatkan porsi mengawal keberlangsungan klub dari sisi operasional olahraga setelah mendapatkan 25 persen saham The Red Devils. Dan 2024/25 akan menjadi musim perdananya untuk menjalankan strategi.
Ada beberapa PR yang harus diselesaikan olehnya. Pertama, tentu saja, adalah mendatangkan pemain berkualitas yang bisa memberikan kontribusi maksimal. Selain itu, ia juga memiliki wewenang untuk menentukan pelatih.
Kabarnya, pengusaha asal Inggris itu sedang mempertimbangkan masa depan Erik ten Hag di kursi kepelatihan. Bahkan rumornya ia sudah yakin untuk memecat pria asal Belanda tersebut meski Manchester United berhasil menjuarai FA Cup.
Namun semua itu masih sebatas rumor. Manchester United dan Ratcliffe belum memberikan pernyataan terkait hal itu. Tetapi, jika melihat perkembangan kabar yang beredar, pemecatan Erik ten Hag memiliki peluang terealisasi cukup besar.
Baca juga: Xavi Hernandez Masuk Daftar Kandidat Manajer Manchester United?
Lantas, siapa yang bisa menggantikan Erik ten Hag? Belum diketahui secara pasti preferensi pelatih dari Ratcliffe. Namun paling tidak, siapapun yang menduduki kursi kepelatihan musim depan, harus siap untuk menaati aturan darinya.
Merujuk pada laporan dari The Sun, aturan pertama yang dibuat Ratcliffe adalah sang pelatih hanya akan menerima perekrutan pemain berusia 25 tahun ke bawah. Tujuannya untuk memberikan energi baru ke dalam skuat.
Pelatih juga harus menerima keadaan bahwa The Red Devils takkan menjadi seperti ‘Galacticos’. Artinya, Manchester United tidak akan merekrut pemain berlabel bintang dan lebih memilih untuk memoles anak-anak muda berbakat.
Kuasa pelatih juga dipangkas dengan kehadiran Jason Wilcox. Dalam aturan ketiga, diketahui bahwa gaya bermain The Red Devils akan ditentukan oleh sang direktur teknik. Sehingga pelatih tidak punya keleluasaan untuk mengatur strateginya.
Aturan berikutnya kembali berkaitan dengan perekrutan pemain. Jadi, pelatih nantinya hanya boleh menentukan posisi yang perlu diperbaiki, bukan nama. Kemudian, INEOS bakal memberikan tiga rekomendasi pemain dan pelatih hanya diperbolehkan memilih satu.
(The Sun)