
Sumber: Getty/Fran Santiago
SABANEWSINDO.com – Drama yang unik terjadi kepada Barcelona sejak pergantian tahun ke 2024. Kisahnya usai dengan pemecatan Xavi Hernandez dari kursi kepelatihan, dan Hansi Flick masuk sebagai sosok penggantinya.
Masalah dimulai ketika Barcelona dikalahkan Villarreal dalam suatu pekan di ajang La Liga. Xavi, secara mendadak, berkata bahwa dirinya akan mengundurkan diri dari kursi kepelatihan setelah musim 2023/24 berakhir.
Setelah pengumuman mengejutkan itu keluar, Barcelona mulai memperbaiki performanya dan meraih hasil-hasil memuaskan. Situasi tersebut membuat Xavi tenang dan kemudian memilih menghargai kontraknya di Barcelona.
Namun hanya selang beberapa pekan setelah pengumuman dirinya bertahan keluar, giliran Barcelona yang berubah pikiran. Beberapa laporan menyebutkan kalau Barcelona kesal dengan pernyataan Xavi terkait kondisi keuangan klub saat ini.
Barcelona tidak mengambil waktu panjang untuk mendiskusikan soal pemecatan Xavi dari balik layar. Momen itu pun terjadi beberapa hari yang lalu, disusul dengan pengumuman nama Hansi Flick sebagai penggantinya.
Baca juga: Rejeki Nomplok! Barcelona Bisa Kantongi 100 Juta Euro Jika Raphinha Dijual
Publik masih menyimpulkan kalau Laporta merupakan biang keladi dari pemecatan Xavi. Di mana sang presiden diketahui berang dengan komentarnya. Dan baru-baru ini, Laporta muncul ke muka umum untuk memberikan penjelasan.
“Semuanya terasa sangat dipaksakan ketika kami memutuskan untuk lanjut dengan dia. Xavi adalah legenda dan antusiasmenya membawa kami memutuskan untuk meratifikasinya,” kata Laporta kepada Barca One.
“Sejak dia membuat pernyataan itu, ketika ia mengubah tuntutan secara substansial, komiki klub tidak sepenuhnya percaya pada kelanjutannya, dan saya merasa bahwa klub butuh dorongan baru.”
“Saya bertanggung jawab atas keputusan ini seperti halnya semua keputusan, bersama manajemen saya. Namun kami juga mempertimbangkan keputusan manajemen olahraga,” lanjut pria berumur 61 tahun tersebut.
“Dan karena kami memiliki pilihan untuk Flick, kami memutuskan untuk mengambil keputusan tersebut. Jadi kami lebih yakin sebab ia lebih mengenal skuat ini daripada yang kami kira,” pungkas Laporta.
(Barca One)