
Sumber: Getty/DeFodi Images
SABANEWSINDO.com – Rekaman adu mulut di antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia pasca tabrakan di MotoGP 2024 akhirnya terumbar ke publik.
Insiden tabrakan itu sendiri terjadi dalam seri ke-2 Portugal yang berlangsung di Portimao. Membuat keduanya, yang berada di posisi berdekatan sebelum kejadian, harus mengakhiri rangkaian balapan lebih cepat.
Kala itu, Marquez berhasil menyalip Bagnaia pada tikungan 5 saat balapan sudah memasuki lap ke-23. Namun Bagnaia tidak langsung mengibarkan bendera putih, dan mencoba untuk mengambil posisi kelima yang sudah direbut pembalap asal Spanyol tersebut.
Bagnaia mencoba menyalip dengan mengambil sisi dalam tikungan. Namun, Marquez memutuskan untuk menutup jalur. Situasi inilah yang membuat tabrakan di antara kedua juara dunia tersebut jadi tidak bisa terhindarkan.
insiden itu sudah terlupakan seiring dengan waktu berjalan, sampai film dokumenter terbaru dari MotoGP ‘There Can Be Only One’ rilis baru-baru ini. Dokumenter tersebut juga menyajikan kejadian tabrakan di antara Marquez dan Bagnaia.
Baca juga: Marc Marquez Bakal Jadi Musuh Semua Pembalap MotoGP 2025
Ada beberapa potongan gambar yang memperlihatkan bagaimana kedua pembalap bertukar kata-kata usai terjatuh. Marquez memulai obrolan: “Pada titik itu, anda tahu bahwa jika anda membuka gas, kontak akan terjadi dan pembalap di luar akan jatuh.”
Bagnaia kemudian mencoba untuk membela diri. “Tergantung pada bagaimana pembalap di [sisi] luar bereaksi. Mungkin, dalam pikiran anda, anda akan melakukannya dengan cara itu.” Marquez pun menjawab: “Sekarang kita lihat datanya.”
Setelah mendapatkan jawaban seperti itu dari Marquez, Bagnaia langsung melanjutkan opininya. “Marc, ketika anda melebar, anda tahu betul ada pembalap lain di dalam. Anda tahu itu,” kata pria berumur 28 tahun tersebut.
Marquez merasa disalahkan oleh Bagnaia dan mengatakan, “Jadi, ini salah saya.” Tapi Bagnaia merasa perkataannya disalahpahami, dan kemudian berkata. “Saya tidak bilang begitu.” Namun Marquez tetap bersikeras kalau dirinya tak salah. “Saya tidak mendekati garis.”
Bagnaia kemudian menutup perdebatan dengan tidak menyalahkan siapapun termasuk dirinya. Marquez lalu menjawab: “Ini masalah. Bukan salah anda ataupun saya, tapi kita tabrakan. Buat saya, sulit untuk menghindari ini. Jangan khawatir, saya tidak akan membuat ini jadi ramai.”
(Crashnet)