
Sumber: Getty/David Price
SABANEWSINDO.com – Permainan yang ditunjukkan Arsenal kala menghajar West Ham di ajang Premier League membuat eks pemain Tottenham Hotspur, Jermain Defoe, jadi terpukau. Ia bahkan sampai teringat dengan The Gunners di era ‘The Invincible’.
Seperti yang diketahui, Arsenal bertandang ke markas West Ham pada Minggu (1/12/24) dini hari WIB. Kendati berstatus tim tamu, mereka tetap tampil percaya diri sampai-sampai berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Gabriel Magalhaes di menit ke-10.
Keunggulan tersebut membuat pasukan Mikel Arteta semakin menjadi-jadi. Tiga gol berikutnya menyusul, masing-masing dari Leandro Trossard, Martin Odegaard, dan Kai Havertz. Membuat Arsenal semakin menjauh 4-0.
West Ham bukannya tanpa perlawanan. Mereka sempat berhasil memperkecil kedudukan melalui aksi Aaron Wan Bissaka dan Emerson Palmieri. Dua gol tersebut memberi sedikit harapan, karena jarak skor menjadi sedikit.
Namun harapan sirna setelah wasit memberikan hadiah penalti kepada Arsenal pada masa injury time babak pertama. Bukayo Saka yang ditunjuk sebagai eksekutor menunaikan tugasnya dengan baik, mengubah skor jadi 5-2.
Baca juga: Inikah Striker yang Ingin Dibajak Arsenal Pada Bulan Januari Nanti?
Arsenal mengendurkan serangan pada babak kedua, pun West Ham sepertinya sudah tidak memiliki semangat mengejar skor lagi. Pada akhirnya, kedudukan 5-2 untuk Arsenal bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang.
Penampilan gemilang Arsenal tersebut membuat Defoe, yang kini bekerja sebagai pandit, tak bisa menahan puijannya. Meskipun dirinya punya histori panjang dengan Tottenham yang merupakan rival bebuyutan The Gunners.
“Cara Arsenal bermain, mengingatkan saya pada The Invincible, ketika mereka memiliki Thierry Henry, Ashley Cole, Robert Pires di mana mereka selalu mengosongkan sisi kiri di lapangan, sangat tidak egois,” katanya ke Premier League Productions.
“Dulu anda bisa melihat banyak gol Arsenal di mana mereka masuk ke posisi, pemain akan mengopernya menyeberangi gawang dan menyentuhnya untuk masuk ke gawang kosong. Sungguh sangat tidak egois.”
“Ketika anda mencetak banyak gol dan bermain seperti itu, anda tidak akan bisa menunggu sampai laga berikutnya, dan tak peduli siapa lawannya karena anda hanya percaya akan menuju ke laga berikutnya dan meraih kemenangan,” tandasnya.
(Premier League Productions)