
Sumber: Instagram @liverpoolfc
SABANEWSINDO.com – Hasil mengejutkan dipetik Liverpool kala menjamu Atalanta di laga leg pertama babak perempat final Liga Europa, Jumat (12/4/2024) dini hari tadi. Mereka tumbang dengan kedudukan telak 0-3.
Kekalahan itu jelas mengejutkan, mengingat Liverpool bukan hanya unggul secara kualitas pemain melainkan juga tampil di kandang sendiri. Langkah The Reds akan berat karena laga leg kedua dimainkan di markas Atalanta.
Secara statistik, Liverpool sebenarnya unggul segalanya. Mulai dari jumlah tembakan sampai penguasaan bola. Namun mereka tak mampu membendung tiga gol dari Gianluca Scamacca dan Mario Pasalic serta gagal membalas.
Kekecewaan terpancar dari sang bek, Virgil van Dijk, ketika bertemu awak media usai pertandingan. Ia menyebutkan kalau timnya melakukan terlalu banyak kesalahan individual yang memaksa The Reds menerima ganjarannya.
“Sudah jelas ini tidak bagus. Malam yang sangat, sangat mengecewakan. Terlalu banyak kesalahan individual dan kami dihukum karenanya. Rasanya buruk,” kata Van Dijk seperti yang dikutip Goal International.
Baca juga: Mantan Bintang Tidak Menyarankan Liverpool Kejar Roberto De Zerbi, Kenapa?
“Dengan sistem man-marking yang mereka lakukan, kami harus bermain lebih baik lagi. Ketika kami memiliki bola, harus bermain lebih baik dan menjadi lebih kuat. Ruangnya terbuka dan mereka menghukum kami dengan segera.”
“Malam yang mengecewakan bagi kami semua, tapi kami tidak bisa memikirkan hal ini terlalu lama. Kami butuh semuanya untuk melihat ke laga besar berikutnya. Kami harus segera kembali untuk meraih hasil,” lanjutnya.
“Kami terbuka lebar. Itu lebih dari kebobolan gol karena kami kehilangan bola pada area-area yang sulit. Rasanya sakit, tapi tidak boleh sampai membuat kami jatuh. Kami harus bisa bereaksi secepatnya.”
“Tentu saja ini sakit. Kami belum pernah kalah di sini untuk waktu yang lama. Tapi kami seharusnya tidak boleh menarik pujian dari mereka. Mereka menghukum kami sebab ceroboh di penguasaan bola. Kami masih punya kesempatan untuk mencetak satu-dua gol tapi sayangnya tidak dilakukan.”
“Jika anda tidak yakin, tidak ada gunanya pergi ke Italia. Kami telah membuat situasinya jadi sangat berat untuk diri sendiri dengan ketertinggalan 0-3. Namun kami harus menemukan cara untuk bangkit dengan memenangkan laga di akhir pekan.”
“Kami membutuhkan semuanya untuk segera kembali. Kemudian kami bisa fokus untuk mencetak setidaknya empat gol ketika bermain di sana,” pungkas pria berkebangsaan Belanda itu.
(Goal International)