
Sumber: Getty/Visionhaus
SABANEWSINDO.com – Dua pelatih papan atas Eropa, Jose Mourinho dan Josep Guardiola, saling bertukar kata-kata di media. Terbaru, Guardiola memberikan permintaan maafnya kepada pelatih Fenerbahce tersebut dan mengatakan bahwa dirinya cuma bercanda.
Huru-hara ini bermula ketika Manchester City dipaksa bertekuk lutut oleh Liverpool dalam ajang Premier League akhir pekan lalu. Dan pada saat itu, Guardiola mendapatkan ejekan dari fans The Reds ketika timnya sedang dalam keadaan tertinggal.
Sejumlah fans menyanyikan kalimat: “Anda akan dipecat pada pagi hari.” Guardiola yang mendengar nyanyian tersebut hanya tersenyum sembari menunjukkan gestur angka enam dengan jarinya, yang menandakan koleksi gelar Premier League miliknya.
Gestur itu sendiri mengingatkan publik kepada Mourinho, yang pernah melakukan gestur serupa ketika memimpin Manchester United pada tahun 2018 lalu. Dan pada akhirnya ia mendapatkan surat pemecatan dari manajemen klub.
Guardiola kemudian ditanya oleh awak media soal apakah dirinya akan bernasib sama. Ia kemudian menjawab: “Saya harap tidak… dia memenangkan tiga piala, saya menang enam… tapi kami sama seperti itu.”
Baca juga: Kalau Manchester City Masih Bapuk, Josep Guardiola Siap Cabut!
Perkataan Guardiola rupanya cukup menyinggung Mourinho, yang kemudian melontarkan balasannya baru-baru ini. Ia menyentil pria asal Spanyol tersebut dengan mengungkit 115 pelanggaran yang ditudingkan kepada Manchester City.
“Guardiola mengatakan sesuatu soal saya… dia menang enam trofi dan saya tiga, tapi saya memenangkannya dengan adil dan bersih. Saya tidak ingin menang karena berurusan dengan 150 kasus di pengadilan,” tuturnya.
Guardiola enggan membiarkan masalah ini berlarut-larut. Dalam konferensi pers jelang menghadapi Crystal Palace, ia menyatakan permintaan maafnya dan mengatakan bahwa dirinya hanya bercanda saat membawa nama Mourinho.
“Itu hanya candaan. Satu lagi orang dalam daftar panjang yang menignginkan tim kami di League One atau Conference. Namun kami tidak bersalah sampai terbukti bersalah. Kita lihat apa yang terjadi,” tuturnya, dikutip Goal International.
“Namun yang sudah terjadi, terjadilah. Itu benar-benar hanya candaan. Jika saya menyinggung dia [Mourinho], saya minta maaf, tapi itu cuma sekadar candaan,” lanjut mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.
(Goal International)