THESABASPORTSINDO.com – Real Madrid memiliki keuntungan dalam laga play-off Liga Champions melawan Manchester City.
Real Madrid | Image credit: Reuters/Phil Noble
Setelah menang 3-2 di Stadion Etihad pada leg pertama, Real Madrid hanya butuh hasil imbang pada laga kedua pekan depan di Santiago Bernabeu. Hasil itu sudah cukup untuk mengamankan tempat Real Madrid di babak 16 besar.
Laga itu merupakan pertandingan yang sangat sulit bagi Real Madrid. Mereka harus bangkit dari ketertinggalan pada dua kesempatan sebelum mencetak gol kemenangan di masa tambahan waktu.
Menurut Diario AS, pelatih kepala Carlo Ancelotti sangat senang dan bangga dengan penampilan yang ditunjukkan timnya di Manchester.
“Kami merasa tenang dan bahagia. Kami bermain baik di babak pertama pertandingan ini. Real Madrid telah mengambil sedikit keuntungan,” ujarnya.
“Kami harus terus seperti ini di leg kedua. Pertandingan berjalan dengan baik. Saya pikir itu adalah pertandingan yang lengkap dalam semua aspek. Semua orang telah bekerja keras. Kami memiliki banyak peluang. Kami tidak menyerah saat tertinggal. Itu adalah pertandingan yang sangat lengkap.
“Saya pikir kemenangan itu pantas. Mereka memanfaatkan penalti tersebut, tetapi empat pemain depan kami sangat efektif. Mereka seharusnya bisa lebih sukses, tetapi mereka telah menghasilkan banyak hal dengan mobilitas dan kualitas.”
Baca juga: Carlo Ancelotti: Manchester City Itu Mimpi Buruk!
Ancelotti juga menatap leg kedua minggu depan di Bernabeu. Meskipun timnya unggul satu gol di kandang sendiri, ia tidak memperkirakan laga akan terlalu berbeda dari pertandingan dinihari tadi.
“Saya tidak berpikir banyak yang akan berubah. Ini akan menjadi pertandingan yang lengkap,” jelasnya.
“Perlu dicatat bahwa kami bertahan dengan baik, dengan blok yang kompak. Ketika kami saling menekan lagi, mereka telah menciptakan masalah bagi kami.”
Ancelotti juga ditanya tentang spanduk yang dipajang pendukung Man City sebelum pertandingan, yang mengejek Vinicius Junior.
“Saya tidak tahu apakah dia sudah melihatnya. Menonton pertandingannya, mungkin itu menjadi motivasi baginya. Dia selalu sangat berbahaya,” paparnya.