
Sumber: Getty/Robertus Pudyanto
SABANEWSINDO.com – Shin Tae-yong akhirnya buka suara setelah mendapatkan surat pemecatan dari Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.
Perjalanan pelatih asal Korea Selatan itu bersama Skuat Garuda, yang dimulai pada tahun 2020, akhirnya kandas. PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia memilih untuk memberhentikan kontrak yang seharusnya berlaku hingga tahun 2027.
Keputusan itu sendiri diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin (6/12/25) pekan lalu. Dan setelahnya, PSSI mengumumkan nama Patrick Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong di kursi kepelatihan.
Salah satu alasan mengapa PSSI mendepak Shin Tae-yong adalah bahasa. Memang ini menjadi sebuah anomali, mengingat pelatih berumur 54 tahun itu tak kunjung mahir berbahasa Indonesia dan Inggris kendati sudah melatih Skuat Garuda selama empat tahun.
Ditambah lagi, Timnas Indonesia terus kedatangan sejumlah pemain naturalisasi yang banyaknya berkebangsaan Belanda. Sehingga penunjukan Patrick Kluivert sebagai penggantinya menjadi terdengar masuk akal.
Baca juga: Patrick Kluivert Umbar Alasan Dirinya Ditunjuk Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Shin Tae-yong memutuskan diam cukup lama setelah konferensi pers yang digelar pada Senin kemarin. Namun pada akhirnya, ia angkat bicara dan menyampaikan pesan menyentuh melalui unggahan di media sosial miliknya.
“Salam hormat dan hangat, saya Shin Tae Yong,” buka sang pelatih yang kerap disapa STY itu dalam unggahannya. Ia membuka ucapan panjang tersebut menggunakan Bahasa Indonesia, sebelum beralih ke Bahasa Korea.
“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Eric Thohir, presiden asosiasi, yang telah memberikan dukungan besar kepada tim Indonesia di posisi ini. Kalau bukan karena bapak Ketua Umum, kita tidak akan pernah mencapai posisi seperti sekarang.”
“Dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI. Terima kasih atas bantuan dan dukungan yang terus diberikan.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada para pelatih kami. Ada banyak situasi sulit dan berat, tapi saya tahu bahwa saya selalu bekerja sama dengan para pemain demi mendapatkan hasil yang bagus.”
“Terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada para pemain. Kami harus lolos ke Piala Dunia 2026. Harapan saya, para pemain bisa tapil di panggung Piala Dunia.”
“Terakhir, saya ingin berterima kasih kepada masyarakat Indonesia karena telah mencintai dan mendukung saya. Saya akan selalu mengingat kehangatan dan dukungan yang telah kalian berikan kepada saya,” pungkasnya.
(Instagram @shintaeyong7777)